
Piala Dunia 2026 semakin dekat. Ada sejumlah pertanyaan timbul terkait daftar pemain timnas Kanada seiring dengan persiapan yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Mereka masih akan menjalani empat laga persahabatan terakhir sebelum bertanding di laga pembuka pada 12 Juni 2026 mendatang.
Walaupun skuad asuhan Jesse Marsch akan bertanding melawan Qatar dan Swiss pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di Vancouver, masih ada hal yang dipertanyakan tentang lawan mereka di laga kandang Kanada di Toronto. Lawan tersebut adalah pemenang babak playoff zona Eropa yang akan mengisi slot itu (Italia, Irlandia Utara, Bosnia dan Herzegovina, atau Wales).
Para pemain Kanada ingin tidak sekadar masuk daftar pemain, tetapi juga berebut tempat di susunan pemain inti. Dan itu sangat tergantung pada bagaimana penampilan mereka bersama klub masing-masing menjelang Piala Dunia 2026.
Di bawah format baru Piala Dunia 2026, rivalitas antar tim peserta semakin ketat. Sebagai tuan rumah, Kanada tentu ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik sepak bola dunia.
Inilah lima pemain terbaik Kanada saat ini menurut para fans dan pengamat sepak bola.
5. Alphonso Davies (Bayern Munchen)
Lahir dari keluarga pengungsi Liberia di Ghana, Davies dan keluarganya pindah ke Kanada saat ia masih berusia lima tahun. Davies memperoleh kewarganegaraan Kanada pada Juni 2017. Tak lama kemudian, ia menjadi pemain timnas Kanada termuda dalam sejarah sebagai pemain bertahan sayap kiri.
Davies menjadi pemain timnas Kanada termuda yang mencetak gol pada laga lanjutan Piala Emas CONCACAF 2017 melawan Guyana Perancis. Ia juga menjadi pemain kelahiran 2000-an pertama yang mencetak gol di turnamen kelas internasional. Berkat pencapaian tersebut ia dinobatkan sebagai Pemain Pria Terbaik CONCACAF pada 2021 dan 2022.
Davies mendapat panggilan dari Timnas Kanada pada Piala Dunia 2022 lalu, di mana ia mencetak gol perdana Kanada di Piala Dunia. Ia dianggap sebagai pemain terbaik timnas Kanada.
Namun, Davies menderita cedera saat menjalani laga lanjutan Nations League zona CONCACAF, Maret lalu. Ia kembali bertanding usai absen 262 hari.
Davies membantu Bayern Munchen dengan mencetak gol di menit ke-88 pada laga lanjutan Liga Champions saat menjamu Sporting CP, yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Ia seolah-olah masih memiliki banyak waktu sehingga ia terus memantau dengan kecepatan tinggi dan melakukan pemulihan dengan cepat. Publik Kanada menganggapnya sebagai pemain Kanada yang mampu berperan penting di Piala Dunia 2026.
Ia kembali bertanding pada beberapa waktu lalu sebagai pemain pengganti selama 29 menit pada laga lanjutan melawan FSV Mainz, di mana ia melakukan lima umpan ke sepertiga lapangan akhir dan tiga kali merebut bola.
Pesepakbola 25 tahun ini dipuji publik berkat kreativitas penyusunan serangan, kepiawaian menggiring bola, dan kecepatannya. Ia baru saja memperpanjang kontraknya dengan Munchen hingga 2030 mendatang, menampik ketertarikan Real Madrid kepadanya.
Kemenangan terbesar Kanada di awal Desember 2025 menjadi bukti bahwa performanya telah pulih dan berada di jalan yang tepat bagi kemenangan Les Rouges pada musim panas mendatang.
4. Daniel Jebbison (Preston North End)
Striker berusia 22 tahun ini memiliki dua kewarganegaraan, Inggris dan Kanada, karena terlahir dari ayah Jamaika dan ibu Inggris di Kanada. Walau mengenal sepak bola di usia dini di Kanada, karir Jebbison mulai bersinar sejak ia dan keluarganya pindah ke Inggris.
Jebbison membela Sheffield di masa remajanya lewat jalur akademi, lalu memperkuat timnas Inggris U18 dan U19 sejak 2021 hingga 2023. Menyadari ketatnya persaingan di timnas senior Inggris, Jebbison memutuskan untuk membela timnas senior Kanada.
Permintaannya telah disetujui oleh FIFA di awal 2025 lalu. Tak lama kemudian, ia langsung menjalani debutnya di pertandingan Nations League 2025 melawan Meksiko.
Namun, Jebbison absen dari pemusatan latihan timnas Kanada. Meski demikian, Marsch menegaskan bahwa ia tetap berpeluang untuk masuk skuad Piala Dunia karena performanya masih stabil hingga saat ini.
Pekan ini, Jebbison mencetak gol dalam dua laga terakhir Liga Champions bersama Preston North End. Ia membantu timnya meraih hasil imbang 1-1 melawan Coventry City sebelum menang 2-1 atas Oxford United untuk naik ke posisi ketiga di klasemen sementara.
Jebbison berhasil mencetak lima gol dan menunjukkan performa yang luar biasa. Namun, ia harus mempertahankan performanya jika ingin mengungguli striker papan atas lainnya untuk mengamankan tempat di timnas Kanada.
3. Nathan Saliba (Anderlecht)
Pada awal karir internasionalnya, Nathan Saliba pertama kali membela timnas Kanada pada 2016 silam di Liga Nations. Tiga tahun berikutnya, ia bergabung dengan timnas Kanada U15 dan berhak masuk daftar skuadnya untuk menjalani Kejuaraan U15 2019 zona CONCACAF.
Pada tahun 2022, Saliba masuk daftar resmi Timnas Kanada U-20 menjelang Kejuaraan U20 2022 Zona CONCACAF.
Pada Februari 2024, Saliba masuk daftar skuad Timnas Kanada untuk babak playoff Copa America 2024 melawan Trinidad dan Tobago. Enam bulan kemudian, ia mendapat panggilan dari Timnas Senior Kanada untuk menjalani laga persahabatan melawan Amerika Serikat dan Meksiko sebagai pengganti Samuel Adekugbe, yang absen karena cedera.
Laga persahabatan berakhir dengan kemenangan 2-1 atas AS, dengan Saliba menjalani debutnya meski digantikan oleh pemain lain pada menit-menit terakhir laga. Ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Sepak Bola Kanada 2024.
Pada tahun berikutnya, Saliba masuk skuad Piala Emas 2025. Juni lalu, ia mencetak gol pertamanya di kancah internasional saat bertanding melawan Honduras di BC Place. Pertandingan berakhir dengan kemenangan telak 6-0.
Jika dilihat dari karir klub, Saliba menjalani musim debut yang luar biasa di Eropa bersama Anderlecht dan kembali menunjukkan performa gemilang lainnya di laga berikutnya. Ia berhasil mencetak gol keduanya musim ini saat berhadapan dengan St. Truiden. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 2-1.
Setelah bertanding sebagai gelandang usai sempat melakukannya dalam formasi 4-4-2, Saliba telah menunjukkan kemampuannya untuk tetap tenang dalam transisi dan menyeimbangkan double-pivot. Pekan ini, ia kembali bertanding sebagai pemain veteran 21 tahun bersama Nathan De Cat.
Selain itu, Sliba juga melakukan 33 umpan dan menciptakan tiga peluang. Ia bahkan melakukan tiga tekel dan enam pemulihan, serta membantu Anderlecht mencetak kemenangan. Hasil ini membantu Anderlecht naik ke posisi ketiga Liga Belgia.
2. Promise David (Royale Union St. Gilloise)
Promise David adalah striker klub Belgia, SG Union, yang memiliki dua kewarganegaraan karena lahir dari orang tua Nigeria di Kanada.
Ia mengajukan pergantian timnas dari Nigeria ke Kanada pada 2025, dan telah mendapat persetujuan dari FIFA. Ia mendapat panggilan pertama dari timnas Kanada untuk laga babak final Nations League 2025 zona CONCACAF.
Pada Shield Kanada 2025, David juga berhasil mencetak gol pertama Kanada saat menjamu Ukraina. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 4-2 bagi tuan rumah atas Ukraina.
Sejak saat itu, performanya di timnas Kanada terus meningkat. Ia sudah mencetak gol ke-11 musim ini dan gol kelima dalam delapan laga terakhir. RUSG bermain imbang 1-1 dengan Sporting Charleroi di Liga Pro Juliper.
Pada Minggu lalu, David mencetak gol pembuka dengan memanfaatkan umpan dari Kevin Mac Allister pada menit ke-39, sebelum Charleroi menyamakan kedudukan di babak kedua.
Selain mencetak gol, ia juga tampil semangat sepanjang pertandingan dengan menciptakan dua peluang dan merebut bola sebanyak 42 kali. Meski gol berikutnya dianulir akibat offside dalam laga lanjutan Liga Champions melawan Marseille, itu merupakan performa yang luar biasa.
Marsch diperkirakan sulit menentukan pilihan, karena banyaknya pemain Kanada yang bersaing memperebutkan tempat utama di skuad Piala Dunia, seperti Promise David, Jonathan David, Tani Oluwaseyi, Theo Bair, Daniel Jebbison, dan Cyle Larin.
Semua pesepakbola Kanada tampaknya tak ingin menyia-nyiakan peluang emas tampil di turnamen bergengsi di hadapan publik mereka sendiri.
- Ismael Kone (US Sassuolo)
Juli lalu, ada ketidakcocokan antara Kone dan De Zerbi, sehingga Kone menjalani masa pinjaman keduanya di Sassuolo. Ia menjalani debutnya melawan US Catanzaro pada laga lanjutan Coppa Italia pada 15 Agustus. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Sassuolo 1-0 atas US Catanzaro.
Ismael Kone menjalani pekan yang sempurna di Italia. Ia berhasil mencetak gol dan assist ala MLS saat menjamu AC Milan, Minggu lalu. Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2.
Gelandang 23 tahun itu berhasil mencetak gol pada menit ke-13 dengan tendangan melambung menggunakan bagian luar kakinya untuk mengalahkan Mike Maignan di antara mistar gawang AC Milan dan melakukan serangan umpan dari Sassuolo.
Ini merupakan gol ketiganya di Serie A musim ini. Ia menikmati waktu tanding yang paling konsisten sepanjang karirnya. Tak lama kemudian, ia membantu mengatur rangkaian serangan cepat antara Andrea Pinamonti dan kiper Armand Laurienté untuk memberi satu poin kepada tim tamu San Siro.
Saat Kone menjalani masa sulitnya bersama Watford, Marseille, dan Rennes sejak pindah ke Eropa, ia akhirnya mulai mencari performa terbaiknya sejak hijrah ke Sassuolo. Kini, Sassuolo menduduki peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Italia dengan 21 poin.