Indonesia Piala Dunia 2026 – Sebuah Penantian yang Terus Berlanjut

20 Maret 2025

Australia
5
vs
Indonesia
1
16:10 WIB · Putaran Ketiga · Grup C

25 Maret 2025

Indonesia
1
vs
Bahrain
0
20:45 WIB · Putaran Ketiga · Grup C

5 Juni 2025

Indonesia
1
vs
China PR
0
18:00 WIB · Putaran Ketiga · Grup C

10 Juni 2025

Jepang
6
vs
Indonesia
0
18:00 WIB · Putaran Ketiga · Grup C

8 Oktober 2025

Indonesia
2
vs
Arab Saudi
3
Putaran Keempat · Grup B · King Abdullah Sports City Stadium(Jeddah)

11 Oktober 2025

Irak
1
vs
Indonesia
0
Putaran Keempat · Grup B · King Abdullah Sports City Stadium(Jeddah)
indonesia kualifikasi piala dunia 2026

Sepak Terjang Pemain Naturalisasi di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia

Keputusan PSSI untuk menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengatur strategi timnas Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia tak langsung mendapat sambutan positif. Hasil besar yang sudah diraih STY dan timnya menempatkan banyak beban ke Pundak pelatih berdarah Belanda ini. Untuk menjawab tantangan ini, mantan pemain sepakbola Eropa ini memilih untuk mendatangkan setidaknya 6 orang pemain naturalisasi. Keenam pemain yang mendapatkan panggilan untuk bertugas ini adalah Ole Romeny, Dean James, Joey Pelupessy, Emil Audero, Maujo Zijlstra, dan Miliando Jonathans.

Tapi, Patrick Kluivert mengambil keputusan besar dengan tidak menggunakan strategi bermain era STY. Dalam perjuangan untuk lolos Piala Dunia 2026 Indonesia menggunakan format empat orang pemain bertahan. Formasi ini membuatnya lebih memilih untuk menggunakan pola bermain 4-4-2 atau alternatifnya dalam bentuk 2-3-1 dengan harapan bisa menghalau laju serangan dari lawan-lawan mereka.

PSSI Ambil Sikap atas Kluivert Usai Langkah Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Indonesia Terhenti

Sayangnya, hingga kesempatan akhir untuk mendapatkan tiket lolos Piala Dunia 2026, strategi yang diterapkan Patrick Kluivert ini tidak berjalan dengan baik. Harapan penggemar sepakbola Tanah Air akan jawaban manis untuk apakah Indonesia ikut Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan begitu saja.

Format dan strategi bermain yang diterapkan pelatih berdarah Belanda ini terbukti tidak efektif. Dua kali kalah saat melawan Arab Saudi dan Irak langsung memupus harapan skuad Garuda untuk bisa melanggeng ke Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di 3 negara di Kawasan Amerika Utara.

Publik pun langsung memberi tekanan kepada PSSI dan Erick Thohir yang dianggap salah langkah dalam memberhentikan STY dari kursi pelatih. Tekanan yang kian besar ini juga yang kemudian mendorong asosiasi untuk mengambil keputusan dengan memberhentikan pelatih dan seluruh stafnya ini dari peran di timnas senior Indonesia. Adapun untuk saat ini, belum ada informasi tentang sosok yang akan diberikan tugas untuk membesut skuad Garuda. Beberapa nama pelatih asal Eropa sempat diusulkan untuk melatih, termasuk kemungkinan untuk menunjuk kembali Shin Tae-yong untuk menempati kursi penting ini. Tapi sampai sekarang, Erick Thohir yang masih menempati kursi sebagai ketua asosiasi masih belum memberikan gambaran tentang tokoh penting ini. Satu hal yang pasti, mereka menyebut kalau perjalanan dengan Shin Tae-yong sudah dipastikan berakhir, menutup semua celah untuk keduanya kembali bekerjasama.

Berita Terbaru